LEBANON - Kelompok militan Hizbullah mengungkap identitas agen mata-mata CIA ke khayalak di Lebanon, Jumat pekan lalu. Disiarkan di stasiun televisi, Hizbullah mengungkapkan pertemuan rutin antara agen CIA dan informan.
Seperti dilansir dari The Daily Star Lebanon, Selasa 13 Desember 2011, identitas mereka diungkapkan di stasiun televisi al-Manar. Media-media asing tidak menyebutkan nama-nama agen-agen tersebut demi menjaga keselamatan mereka di berbagai misi luar negeri.
Menggunakan ilustrasi animasi, para agen-agen digambarkan biasanya bertemu dengan para informan di Starbucks dan Pizza Hut. Terungkapnya para agen CIA di Lebanon setelah Hizbullah berhasil membongkar jaringan mata-mata di tubuh mereka sendiri.
Ada dua agen mata-mata yang menyusup ke Hizbullah. Selain itu, mereka juga mendapatkan informasi berharga dari orang dalam. Sebelumnya, informasi terungkapnya dua mata-mata ini disampaikan pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, Juni lalu. Dia mengatakan kedutaan besar AS di Beirut adalah sarangnya mata-mata CIA.
Diungkapkannya nama para agen di publik akan mengganggu misi mereka di masa mendatang. Mantan agen CIA yang tidak disebutkan namanya mengatakan, salah satu agen diungkapkan namanya adalah orang andalan dan telah bergabung di banyak misi penting di Irak. Sumber ini mengatakan, kemungkinan Hizbullah telah menyebarkan foto agen itu di internet, membuat misinya yang lain jadi berbahaya.
Pengungkapan identitas ini seakan menyampaikan pesan kuat kepada CIA untuk enyah dari Lebanon. Telah diketahui identitasnya, agen mata-mata ini dapat kapan saja ditangkap dan ditahan Hizbullah. Sebelumnya pada 1984, Hizbullah pernah menangkap agen CIA di Beirut. Dia disiksa dan kemudian dibunuh.
Menurut laporan di stasiun TV al-Manar, masih ada 10 agen mata-mata CIA lainnya di Lebanon. Anggota parlemen dari Lebanon Nawwaf Musawi mengatakan, agen-agen ini berprofesi sebagai dokter, peneliti, dan wartawan. Tugas mereka adalah mengumpulkan informasi mengenai Hizbullah, kelompok yang dianggap AS sebagai teroris. //viv